Menu Melayang




Karyawan Google Masih Kerja Di Rumah

Google kembali menunda rencananya untuk mewajibkan para karyawan bekerja dari kantor. Informasi ini diumumkan oleh CEO Google Sundar Pichai dalam memonya pada para karyawan.

Sundar mengatakan perusahaan secara global menunda kewajiban para karyawan bekerja kembali di kantor hingga 10 Januari 2022 secara global. Baru setelahnya, masing-masing kantor dapat menyesuaikan diri dengan kondisi di tiap wilayahnya.

Karyawan Google Masih Kerja Di Rumah

"Setelah 10 Januari, kami akan memberi kesempatan kantor di masing-masing negara dan lokasi menentukan kapan berakhirnya work from home sesuai dengan kondisi di tempat tersebut," tulis Sundar dalam memo tersebut.

Kendati demikian, Sundar mengatakan para karyawan memiliki persiapan 30 hari sebelum kembali ke kantor. Jadi, para karyawan diberi kesempatan untuk mengatur waktunya hingga benar-benar kembali bekerja di kantor.

Sebagai informasi, Google sebelumnya diketahui memiliki rencana untuk mulai bekerja dari kantor pada 18 Oktober 2021. Perusahaan akan menerapkan sistem kerja hibrida bagi karyawannya, yakni tiga hari ke kantor dari lima hari kerja.

Vaksin Jadi Syarat

Meski masih belum mewajibkan pekerja datang ke kantor, Google tetap meminta para karyawan divaksin Covid-19 sebelum masuk kembali ke kantor. Sundar sendiri yang mengumumkannya beberapa waktu lalu.

"Persyaratan vaksinasi untuk karyawan Google berlaku dalam beberapa minggu ke depan, untuk mereka di kantor AS," kata pihak Google dalam surat yang dilihat The New York Times.

Pengumuman tersebut menandai Google sebagai salah satu perusahaan teknologi raksasa yang mempersyaratkan vaksinasi kepada karyawan sebelum masuk kantor.

Kabar ini merupakan bagian dari gelombang persyaratan vaksinasi yang didorong oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Biden dikabarkan akan mengumumkan persyaratan bagi pekerja pemerintahan untuk divaksinasi demi menghadapi Covid-19.

Blog Post

Related Post

Chat WA

Back to Top

Cari Artikel