Menu Melayang




Fitur Group Video Call WhatsApp Kurang Aman

Menggunakan Fitur Group Video Call WhatsApp bersama teman atau keluarga dalam jumlah yang banyak memang asyik dan dapat mengurangi rasa kangen kita kepada mereka. Apalagi sudah 2 tahun lebih tidak pulang kampung dan selama itu juga tidak pernah berjumpa langsung dengan mereka.

Baru-baru ini admin Blogger Palembang mendapat informasi dari Kaspersky bahwa risiko keamanan yang mungkin terjadi dengan kehadiran fitur joining call pada fitur group video call WhatsApp. Fitur ini tergolong baru dan mungkin masih banyak yang belum tahu tentang kemampuan WhatsApp bisa video call dalam group WhatsApp.

Fitur Group Video Call WhatsApp Kurang Aman

Dalam fitur ini, seseorang dapat bergabung dalam sebuah panggilan video group yang tengah berlangsung, walaupun dia melewatkannya. Jadi, panggilan video group tidak perlu diulang jika ada seseorang yang ingin bergabung dalam percakapan yang tengah berlangsung.

Menurut Lead Security Researcher Kaspkersky, Victor Chebyshev, WhatsApp sendiri bukan aplikasi pertama yang memiliki kemampuan ini. Sebelumnya, fungsi yang sama juga tersedia di Microsoft Teams yang sudah sangat terkenal.

Jika dilihat dari sudut pandang keamanan, kemampuan bergabung dengan panggilan yang sedang berlangsung dapat meningkatkan risiko penyadapan.

Kemungkinan hal ini akan terjadi jika memang para penyerang berada di group WhatsApp yang sama dengan sang korban. Jadi tidaklah sulit bagi mereka untuk dapat terhubung dengan panggilan yang sedang berlangsung.

Dalam hal ini, penyerang harus menunggu sebagian peserta untuk bergabung dan kemudian berharap mereka dapat berpartisipasi tanpa diketahui. Penyadap atau penyerang juga tidak perlu duduk terlalu lama menunggu panggilan dimulai, karena mereka bisa bergabung kapan saja tanpa diketahui.

Meskipun demikian, anggota group terutama admin dapat melacak partisipan dan memastikan orang luar tidak bergabung. Selain itu, WhatsApp juga telah menjamin privasi pertukaran atau dalam group lewat penggunaan enkripsi end-to-end, sehingga lebih aman jika kita pantau.

Dengan demikian, baik aplikasi itu sendiri, maupun orang-orang yang mencoba meluncurkan serangan man-in-the-middle, tidak akan dapat mencegat korespondensi atau panggilan group.

Dari beberapa penelitian, sebagian besar software berbahaya masih fokus pada penyadapan pesan WhatsApp dan dialog online yang diarsipkan. Dalam hal ini belum menemukan kasus terkait penyadapan panggilan apa pun, terutama panggilan group yang merupakan fitur terbaru WhatsApp.

Apabila sebuah handphone atau perangkat terinfeksi, kemungkinan besar Trojan akan memiliki kemampuan merekam mikrofon dan kamera pada perangkat, sehingga dapat dipastikan bahwa penyerang lebih leluasa mendengar percakapan apa pun dan hal ini sangat berbahaya jika percakapan mereka termasuk kategori rahasia.

Blog Post

Related Post

Chat WA

Back to Top

Cari Artikel