Menu Melayang




Batuk Setelah Makan Waspada Sakit Asam Lambung

Sesudah makan, ada beberapa tanggapan yang dapat keluar seorang. Ada yang gampang bersendawa selesai makan, ingin bab sesudah makan, serta ada yang menjadi gampang terbatuk-batuk sesudah makan.

Keadaan ini dapat berbentuk terselak saat kamu tengah makan atau terbatuk-batuk sesudah makan sekelasi. Keadaan ini dapat muncul karena minuman dan makanan yang kita konsumsi masuk ke aliran yang keliru. Ini bahkan juga bisa juga muncul karena air liur kita sendiri.

Batuk Setelah Makan Waspada Sakit Asam Lambung

"Menelan makanan bahkan juga cairan atau air liur kita sendiri sebagai proses yang paling kompleks dan pada tiap cara serta pada banyak proses, kekeliruan dapat terjadi dan berbuntut pada beberapa tanda-tanda," jelas Brian Riff, MD, gasentrologis dari Associated Gastroenterology Medical Grup in California, dikutip dari Popsugar.

Batuk sendiri sebagai tanggapan alami yang akan ada saat terjadi kekeliruan di proses makan ini. Ini sebagai langkah badan untuk menahan partikel asing seperti bakteri, makanan, dan asam lambung masuk ke paru-paru.

Permasalahan Kesehatan yang Dapat Memacu Batuk Sesudah Makan

Walaupun demikian, saat kamu batuk berulang-kali sesudah makan, ini bisa saja sebagai pertanda ada permasalahan kesehatan dan bukan hanya refleks alami. Salah satunya pemicu keadaan ini ialah permasalahan asam lambung atau GERD.

Untuk seorang yang alami GERD, asam lambung dapat datang dari perut sampai ke tenggorokan hingga memacu batuk-batuk. GERD ini bisa juga memunculkan beberapa tanda-tanda seperti heartburn, sakit kerongkongan, dan suara serak.

Walaupun ini dapat disebabkan karena GERD dan pada beberapa kasus disebabkan karena disfagia atau kesusahan menelan, ini dapat muncul karena hal-hal lain. Dr. Riff menjelaskan jika beberapa partikel dan bumbu makanan dapat memmicu pusat batuk hingga menghasilkan refleks batuk.

Makanan Pemicu Batuk

Beberapa makanan tertentu yang kamu konsumsi dapat menjadi penyabab batuk ini. Makanan yang paling rawan mengakibatkan permasalahan ini ialah makanan pedas karena mempunyai kandungan capsaicin didalamnya.

Makanan tinggi kandungan asam sitrat seperti lemon dan jeruk nipis dapat menjadi pemicu permasalahan ini. Makanan yang lain menjadi pemicu permasalahan ini ialah makanan memiliki kandungan asam asetat seperti cuka atau acar.

Selainnya menghindar beberapa makanan, langkah makan yang kamu kerjakan bisa juga benar-benar punya pengaruh pada berlangsungnya batuk sesudah makan. Kamu dapat makan secara perlahan-lahan, duduk tegak saat makan, dan minum sedikit air antara suapan untuk turunkan resiko batuk ini.

Saat beberapa ini telah kamu kerjakan tetapi batuk masih tetap terjadi, ini kemungkinan memunculkan kekuatiran pada diri kamu. Pada keadaan ini, seharusnya selekasnya konsultasi sama dokter untuk menanganinya.

Blog Post

Related Post

Chat WA

Back to Top

Cari Artikel